Damai itu indah, Pemilu itu Politik
February 20, 2009
ada beberapa hal yang menarik ketika pertama kali membicarakan tentang konteks keindahan yang kadang selalu dikaitkan dengan damai. padahal secara tekstual dan kontekstual indah dan damai berdiri sendiri dan memiliki maknanya sendiri pula. Apalagi jika kita melihat fenomena ini dari google dengan kata kunci kampanye damai pemilu Indonesia 2009, posisinya selalu naik turun dengan cepat.
Damai memang punya maknanya sendiri dalam alam fikir setiap orang, akan tetapi pencapaian yang dilakukan seseorang untuk mencapai kedamaian selalu memiliki keindahan yang susah untuk dijabarkan. tidak heran kenapa seringkali Damai selalu disandingkan dengan indah, padahal belum tentu Damai kenal Indah.
Pemilu Indonesia yang dikatakan sebagai pesta demokrasi tak pernah lepas dengan kata politik, mulai dari politik kotor sampai dengan politik tukar guling, haha memang saya selalu setuju jika dikatakan politik itu kejam. akan tetapi, pisau akan selalu berguna ditangan orang yang tepat.
Walaupun Kampanye Damai yang dikejar hanya merupakan persaingan serp mudah-mudahan saja hal ini dapat terwujud dan terealisasi. pertanyaannya setiap orang yang sudah sah menjadi warga negara merupakan pilar pilar pendukung untuk terwujudnya pemilu damai baik melalui skema atas – bawah maupun skema bawah – atas. apakah anda akan mendukungnya atau anda akan tetap menggunakan persona kejamnya politik untuk menghaluskan jalan anda