reaKtif jadi Kreatif
January 12, 2008
sepertinya kata kamar mandi di postingan “antara kebutuhan dan keinginan” menarik perhatian brokencode, goyangan, ardian, gwnya, dan 3ple. Entah kenapa, semuanya mempertanyakan arti dari ketidakmampuan dari sebuah keinginan yang diikuti kata kamar mandi. Ada yang berkomentar nyuruh cepet kawin, ada juga yang hanya mempertanyakan apa artian kamar mandi disini.
secara teks kamar mandi adalah sebuah tempat dimana kita membersihkan diri, membasuh air dari ujung rambut sampai ujung kaki. Akan tetapi, secara konteks bisa jadi kata kamar mandi memiliki banyak makna, bahkan mungkin ambigu (memiliki dua makna kata).
posting ini tidak bertujuan apapun, hanya mencoba membangkitkan dan memberikan sedikit olah raga pada sel sel otak kita. posting ini adalah posting tanpa akhir dan tanpa kesimpulan. karena blog ini tidak akan menyimpulkan apapun dalam setiap postingannya, akan tetapi hanya menyisakan tanda tanya bulat.
Reaktif mungkin bagus di beberapa kondisi tertentu akan tetapi akan lebih bagus lagi jika K dalam kata reaKtif dipindah ke depan menjadi Kreatif. Konversi dari Reaktif menjadi kreatif tentu saja bukan hal yang mudah. akan tetapi harus melalui beberapa tahapan. Kata kreatif adalah kata yang diidamkan setiap orang. kemampuan ini seperti anugrah paling besar. tidak heran jika kita melihat ibu-ibu hamil rela banyak membeli cd lagu klasik karena menurut penelitian jika ingin anak menjadi kreatif maka ketika masa kehamilan harus diperdengarkan lagu klasik. sepertinya hal ini menjadi sebuah main frame yang nggak taunya menjadi mainstream utama untuk hidup orang.
apakah anda bisa mengkonversikan diri dari reaKtif menjadi Kreatif
Photo oleh: Aden Senja (Anggota Komunitas Mahasiswa Fotografi Kalacitra UIN Jakarta)
Judul Foto : Gocap Gocap

Betul2 jadi kreatif, jujur saya pun malah bingung untuk mencerna makna yang terkandung dalam postingan anda. Semuanya mengambang begitu saja namun seakan2 tersembunyi suatu tautan yang saling berkesimambungan diantara paragraf. Pucing……
@tanahsirah
jangan bingung sendiri donk…sy juga ikutan bingung
tidak heran jika kita melihat ibu-ibu hamil rela banyak membeli cd lagu klasik karena menurut penelitian jika ingin anak menjadi kreatif maka ketika masa kehamilan harus diperdengarkan lagu klasik.
Wah, aku dulu waktu bayi di dengerin lagu dangdut mas, makanya otak-ku jadi rada eror gara2 sering goyang ngebor… Wekekeke
KEREN
harus beberapa kali gw bacanya baru ngerti
JENIUS ………..!
wkkekeke N nya nggak di pindah ke depan kan jadi Njeius alias jayuss
xixixixixi bisa aje lu!
oia, lu ga bikin cerpen2 bro ?
heheh bikin dong ada di blogspot bagian cerpen nya
yang penting reaktifnya itu dikontrol juga. jangan sampe kebablasan. tar berabe..
makasih mas, udah mampir blog dan berkomentar. salam
Bos, baca posting terakhir gua, ya. Thank