ada beberapa hal yang menarik ketika pertama kali membicarakan tentang konteks keindahan yang kadang selalu dikaitkan dengan damai. padahal secara tekstual dan kontekstual indah dan damai berdiri sendiri dan memiliki maknanya sendiri pula. Apalagi jika kita melihat fenomena ini dari google dengan kata kunci kampanye damai pemilu Indonesia 2009, posisinya selalu naik turun dengan cepat.

Damai memang punya maknanya sendiri dalam alam fikir setiap orang, akan tetapi pencapaian yang dilakukan seseorang untuk mencapai kedamaian selalu memiliki keindahan yang susah untuk dijabarkan. tidak heran kenapa seringkali Damai selalu disandingkan dengan indah, padahal belum tentu Damai kenal Indah. :smile:

Pemilu Indonesia yang dikatakan sebagai pesta demokrasi tak pernah lepas dengan kata politik, mulai dari politik kotor sampai dengan politik tukar guling, haha memang saya selalu setuju jika dikatakan politik itu kejam. akan tetapi, pisau akan selalu berguna ditangan orang yang tepat.

Walaupun Kampanye Damai yang dikejar hanya merupakan persaingan serp mudah-mudahan saja hal ini dapat terwujud dan terealisasi. pertanyaannya setiap orang yang sudah sah menjadi warga negara merupakan pilar pilar pendukung untuk terwujudnya pemilu damai baik melalui skema atas – bawah maupun skema bawah – atas. apakah anda akan mendukungnya atau anda akan tetap menggunakan persona kejamnya politik untuk menghaluskan jalan anda :?:

reaKtif jadi Kreatif

January 12, 2008

gocap-gocap.jpg

sepertinya kata kamar mandi di postingan “antara kebutuhan dan keinginan” menarik perhatian brokencode, goyangan, ardian, gwnya, dan 3ple. Entah kenapa, semuanya mempertanyakan arti dari ketidakmampuan dari sebuah keinginan yang diikuti kata kamar mandi. Ada yang berkomentar nyuruh cepet kawin, ada juga yang hanya mempertanyakan apa artian kamar mandi disini.

secara teks kamar mandi adalah sebuah tempat dimana kita membersihkan diri, membasuh air dari ujung rambut sampai ujung kaki. Akan tetapi, secara konteks bisa jadi kata kamar mandi memiliki banyak makna, bahkan mungkin ambigu (memiliki dua makna kata).

posting ini tidak bertujuan apapun, hanya mencoba membangkitkan dan memberikan sedikit olah raga pada sel sel otak kita. posting ini adalah posting tanpa akhir dan tanpa kesimpulan. karena blog ini tidak akan menyimpulkan apapun dalam setiap postingannya, akan tetapi hanya menyisakan tanda tanya bulat.

Reaktif mungkin bagus di beberapa kondisi tertentu akan tetapi akan lebih bagus lagi jika K dalam kata reaKtif dipindah ke depan menjadi Kreatif. Konversi dari Reaktif menjadi kreatif tentu saja bukan hal yang mudah. akan tetapi harus melalui beberapa tahapan. Kata kreatif adalah kata yang diidamkan setiap orang. kemampuan ini seperti anugrah paling besar. tidak heran jika kita melihat ibu-ibu hamil rela banyak membeli cd lagu klasik karena menurut penelitian jika ingin anak menjadi kreatif maka ketika masa kehamilan harus diperdengarkan lagu klasik. sepertinya hal ini menjadi sebuah main frame yang nggak taunya menjadi mainstream utama untuk hidup orang.

apakah anda bisa mengkonversikan diri dari reaKtif menjadi Kreatif :?:

Photo oleh: Aden Senja (Anggota Komunitas Mahasiswa Fotografi Kalacitra UIN Jakarta)
Judul Foto : Gocap Gocap

keindahan adalah sesuatu yang sangat perlu dinikmati akan tetapi mungkin kadangkala hal itu terhambat antara kebutuhan dan keinginan. keinginan kadang melampui kebutuhan, hal inilah yang mungkin saja menyebabkan sesuatu menjadi mubazir, apa yang kita bangun dari awal melalui jadwal dan perhatian yang ekstra tentu sudah menyatu dalam hal kebutuhan entah itu dalam emosi ataupun materi.

tulisan ini adalah tulisan sampah, yang tiba tiba muncul di malam ini. mencoba membatasi dan berkontemplasi antara kebutuhan dan keinginan. aku ingin sesuatu yang bergoyang dan itu kebutuhan selain keinginan tinggi namun karena norma membatasi semua selesai di kamar mandi :smile:

apakah anda berani mematuhi norma :?:

Tahun baru dan liburan kita

December 22, 2007

wah tahun baru dah dateng lagi nggak terasa banget dah satu tahun berjalan lagi 2007 bakala ninggalin kita dan 2008 bakalan menyapa. entah apa yang bakalan terjadi di tahun 2008 tapi semoga saja lebih baik dari tahun 2007. baik bagi diri kita sendiri maupun bagi negara dan dunia.

pekik tahun baru masih disertai teriakan ibu ibu rumah tangga yang pada hari ini sedang merayakan hari jadinya. pekik tahun baru juga masih disertai rasa cemas anak sma yang sedang bingung menghadapi unas.

sebenarnya apa yang perlu kita teriakan dan perlu kita cemaskan jika di rangkum adalah waktu. waktu yang lewat, waktu yang datang, dan sekarang. hanya ada penyesalan, pengharapan dan kebutuhan.

benar jasa pribahasa timur yang mengatakan waktu itu seperti pedang bermata dua jika tidak pandai memanfaatkannya maka akan terbunuhlah kita.

bagaimana dengan anda, masih senang berlibur :?:

Mungkin anda pernah dengar, baca, tulis atau bahkan menyadur  judul dari postingan ini? akan tetapi anda lupa dimana anda mendengarnya, membacanya, menulisnya dan menyadurnya. kata-kata ini tenar di antara belantara syair lagunya Iwan Fals. Iya lebih baik daripada kau menangis. saya pernah baca satu postingan mas romy tentang karakteristik orang jepang yang tidak pernah berkata tidak, kata tidak dianggap sangat tabu, akan tetapi saya tidak pernah ke jepang, saya hanya tau Indonesia dan melihat dari mata Indonesia saya.

Mungkin ini sisa dari pelajaran PMP jaman dulu yaa, sifat partriotik dan nasionalisme kental ditanamkan. saya selalu ingat satu pertanyaan yang selalu keluar setiap kali ujian dari kelas satu sampai kelas 6. perihal nenek nenek menyebrang dan kecelakaan di jalan.

entah itu juga tertanam di teman teman yang kini SD atau tidak! tapi yang selalu terngiang di telinga saya adalah satu kalimat dari wali kelas saya di kelas lima, KITA ORANG TIMUR!

ada pertanyaan besar ketika saya ngeblog apalagi minggu ini, banyak tekanan mental yang sepertinya memang harus dijalani dengan kesimpulan – menenangkan diri- mudah mudahan hari senin saya sudah bisa fresh lagi. pertanyaan pertanyaan itu muncul ketika saya mulai mengumpulkan rss dari para pebloger yang hitungannya dalam sudut pandang saya sudah pada tingkatan nasional, diantaranya; adalah Brokencode, baladika, nofieiman, priyadi, isnaini.

sampai saat ini saya sudah mengadakan obrolan santai dengan tiga orang diantaranya, om coco (red: brokencode) misalkan lebih suka memaknai blog sebagai buku saku yang setiap saat bisa kita tulis kapanpun kita mau, tidak perlu ada kecemasan pada frekwensi posting. hal ini dilontarkan dalam chat singkat di malam pengumuman contest di blognya. hal senada juga dituturkan oleh mas is (red: isnaini) dan om baladika salah satu sarjana SP yang sekarang menekuni online earning.

akhirnya dengan sedikit merenung dan tanpa mengambil pertimbangan apa apa saya coba membuat wordpress yang accountnya sudah lumayan lama tapi nggak pernah dikutak katik.